Berkunjung ke Raja Ampat? Kamu Akan Menemukan 12 Suku Ini

0
76

Raja Ampat merupakan kepulauan di Papua Barat yang menjadi salah satu primadona Indonesia. Selain menawarkan keanekaragaman flora dan fauna yang ada di darat maupun di dasar laut, Raja Ampat juga memiliki berbagai macam suku dengan tradisi-tradisi yang berbeda-beda. Meski demikian, mereka sangat ramah terhadap para wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat. Dan kamu bisa bertemu dengan mereka tanpa takut. Selain bisa menikmati keindahan alamnya, kamu juga mendapatkan pengalaman dengan bertemu suku-suku di Raja Ampat.

Raja Ampat dihubungkan oleh 4 pulau besar yang sangat mengagumkan. Bahkan bagi kamu yang berkunjung ke Raja Ampat akan sangat terpesona saat mengelilingi pulau-pulau besar ini. Pulau-pulau tersebut adalah pulau Solawati, Waigeu, Misool dan Batanta. Dan setiap pulau yang ada di Raja Ampat memiliki suku yang tidak hanya satu. Contohnya pulau Waigeu ditempati oleh suku Kawe (kampung Selpele, Bianci, Waisilip, dan Salio), Langgayang (kampung Araway, Lopintol dan Beo), Ambel dan Wawiyai (Teluk Kabui). Suku Kawe, Langgayang dan Wawiyai menggunakan satu bahasa ma’ya dalam kesehariannya hanya berbeda dialek saja. Sedangkan suku Ambel menggunakan bahasa ambel (-waren). Biasanya mereka menempati beberapa kampung di timur Myalibit seperti Warsamdin, Wairemak, Go, Kabilol, Kalitoko dan Waifoi juga Kabare dan Kapadiri yang ada di Waigeo Utara.

Tidak hanya itu saja, dengan berkunjung ke Raja Ampat kamu juga akan menemukan suku-suku lain seperti suku Biak, Biga, Misool, Fiat, Moi, Tepin, Batanta dan suku Matbat. Pulau terbesar di Raja Ampat adalah pulau Waiegeu. Pulau ini didiami oleh suku asli Raja Ampat yaitu suku Maya. Setiap suku yang ada di Raja Ampat memiliki adat istiadat serta budaya sendiri yang tentu saja berbeda antara satu dnegan yang lainnya. Meski demikian ikatan tali persaudaraan antar sesama suku sangatlah kuat. Tidak hanya itu saja mereka juga memiliki tata acara adat yang unik yang harus kamu lihat saat kamu berkunjung ke Raja Ampat. Kunjungi web ini.

Suku yang ada di raja Ampat ini hidup secara berkelompok dan berpencar sesuai dengan sukunya masing-masing. Akan tetapi semua suku ini menggantungkan hidupnya pada alam, jadi jangan heran beberapa dari mereka akan lebih sering berpindah tempat. Meski menganut adat istiadat terdahulu, beberapa suku sudah mengenal budaya modern. Jika kamu berkunjung ke Raja Ampat jangan heran ketika melihat hal-hal yang tidak masuk akal, pasalnya suku-suku ini masih mengikuti budaya lokal yaitu menganut akan kepercayaan magis. Sama halnya dengan suku-suku lain, suku di Raja Ampat juga memiliki seorang tokoh yang berperan penting dalam pengambilan keputusan dalam pembangunan di kawasan Raja Ampat. Tertarik untuk berkunjung ke Raja Ampat? Pastikan kamu harus menjaga kesopanan di sana ya.