Penerimaan Devisa Dongkrak Cadangan Devisa Capai US$123,2 M

0
143
Penerimaan Devisa Dongkrak Cadangan Devisa Capai US$123,2 M

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia sampai akhir April 2017 tembus US$123, 2 miliar atau juga lebih tinggi dibanding dengan bln. terlebih dulu yang sebesar US$121, 8 miliar.

Penerimaan Devisa Dongkrak Cadangan Devisa Capai US$123,2 M

Penambahan itu terlebih di pengaruhi oleh penerimaan devisa yang datang dari penerimaan pajak dan juga devisa ekspor migas sisi pemerintah dan hasil lelang Surat Bernilai Bank Indonesia (SBBI) valuta asing.

” Penerimaan devisa itu melampaui keperluan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan juga SBBI valas jatuh tempo, ” tutur Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara kepada http://kursdollar.co.id.

Ia menyatakan, jumlah cadangan devisa akhir April 2017 itu cukup untuk membiayai 8, 9 bln. impor atau juga 8, 6 bln. impor dan juga pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan ada diatas standard kecukupan internasional sekitaran 3 bln. impor.

” BI menilainya cadangan devisa itu dapat mensupport ketahanan sektor eksternal dan juga melindungi kesinambungan perkembangan ekonomi Indonesia ke depan, ” tambah Tirta.

Jagalah Fundamental Rupiah

Pada saat terpisah, Deputi Gubernur BI Sugeng menjelaskan, Kurs Bank BII akan tetaplah melindungi trend penguatan rupiah di dalam derasnya aliran modal asing yang masuk.

Menurut dia, BI dapat lakukan intervensi setiap saat jika nilai rupiah dikira bergerak menjauhi nilai fundamentalnya. ” Trend menguat telah diukur, namun sesuai sama batas fundamental ekonomi, ” papar Sugeng.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (8/5), nilai tukar rupiah bergerak menguat di Rp13. 295 per dolar AS atau juga naik 35 poin (0, 26 %), sesudah bergerak di kisaran Rp13. 292-Rp13. 338.