Rupiah Makin Loyo

0
206
Rupiah Makin Loyo

Nilai tukar rupiah pada dolar Amerika Serikat (USD) pada session I perdagangan hari ini melemah di banding pentupan akhir minggu tempo hari. Pelemahan ini bersamaan dengan parkirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik ke zona merah.

Rupiah Makin Loyo

Menurut data KursDollar.co.id, rupiah pada perdagangan session I ada pada posisi Rp13. 311/USD atau juga jauh lebih buruk dari posisi penutupan terlebih dulu di level Rp13. 290/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13. 292-Rp13. 315/USD.

Posisi rupiah berdasar pada data Bloomberg, siang ini ada di level Rp13. 315/USD atau juga melemah dari posisi terlebih dulu pada level Rp13. 294/USD. Siang ini rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13. 298-Rp13. 318/USD.

Sesaat data bersumber dari Limas, rupiah siang juga ada di level negatif Rp13. 313/USD di banding penutupan terlebih dulu Rp13. 294/USD.

Berdasar pada data dari Kurs BCA, rupiah tertahan di level Rp13. 312/USD. Posisi ini melemah dari penutupan terlebih dulu yang ada di level Rp13. 295/USD.

Di segi lain IHSG pada perdagangan session I parkir ke zona merah ke level 5. 705, 72 atau juga 11, 10 poin setara dengan 0, 19%, sesudah tadi pagi di buka naik 11, 99 poin yang setara dengan 0, 21% jadi 5. 728, 81. Sedang akhri minggu tempo hari ditutup jadi bertambah 13, 38 poin atau juga 0, 23% ke level 5. 716, 81.

Sektor saham dalam negeri siang ini terdaftar variasi dengan sektor yang menguat paling tinggi yakni pertambangan yang jadi bertambah 0, 60% sedang sektor yang melemah terdalam yakni infrastruktur yang turun 1, 32%.

Mengenai nilai transaksi pada bursa Indonesia terdaftar sebesar Rp8, 43 miliar dengan 29, 81 juta saham diperdagangkan pada session pagi dan juga transaksi bersih asing minus Rp6, 14 triliun dengan tindakan jual asing sebesar Rp6, 98 triliun dan juga tindakan beli asing meraih Rp833, 32 miliar. Terdaftar 140 saham naik, 172 turun dan juga 119 stagnan.

Sebagian saham yang menguat salah satunya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan juga Banten Tbk (BJBR), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan juga PT Panin Sekuritas Tbk (PANS). Sesaat, sebagian saham yang melemah salah satunya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).